• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

Kepala BPIP Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Golkar: Pikiran Sesat

ocit oke by ocit oke
24 Februari 2020
in News
0 0
0
Dukung Jokowi, F-Golkar Anggap Eks ISIS Tak Lagi Berstatus WNI
0
SHARES
199
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta –Fraksi Golkar DPR RI angkat bicara terkait pernyataan Kepala BPIP Yudian Wahyudi soal agama menjadi musuh terbesar Pancasila. Golkar menilai pernyataan itu anggapan yang sesat.

“Pernyataan Kepala BPIP yang menyebut agama sebagai musuh terbesar Pancasila menurut saya sesat pikir,” kata anggota DPR RI Fraksi Golkar Ace Hasan kepada wartawan, Rabu (12/2/2020).

Menurut Ace, perspektif Yudian justru salah jika menempatkan agama berhadapan dengan Pancasila. Ace menilai Pancasila harus dijadikan sumber utama nilai luhur dari tiap agama.

“Justru menempatkan agama dalam perspektif yang berhadap-hadapan dengan Pancasila merupakan kesalahan dan tidak pada tempatnya,” ujarnya.

“Pancasila sebagai nilai-nilai kebangsaan kita, dalam pandangan saya justru salah satu sumber utamanya berasal dari nilai-nilai luhur yang dimiliki agama itu sendiri, apa pun itu agamanya,” lanjut Ace.

Ace meminta Yudian meluruskan pernyataan itu. Sebab, menurutnya, akan menimbulkan kesalahan tafsir dalam konteks agama dan Pancasila.

“Dia menempatkan agama dalam pengertian yang sempit dan terbatas kepada hal-hal bersifat profan. Dia telah mereduksi makna dan hakikat agama sendiri. Ini pandangan yang justru harus diluruskan,” ujarnya.

“Pernyataan seorang Kepala BPIP ini bagi saya dapat menimbulkan kesalahan tafsir serius dalam konteks bagaimana menempatkan agama dan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara,” lanjut Ace.

Yudian Wahyudi sebelumnya menyinggung kelompok minoritas yang ingin melawan Pancasila. Menurutnya, hal itu berbahaya.

“Si minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi, kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan,” papar Yudian.

sUMBER : Detik.com

Previous Post

Komisi VIII DPR RI Dorong Reformasi Birokrasi di Kementerian Agama

Next Post

DPR Minta Menag Fachrul Razi Setop Bikin Gaduh

Next Post
DPR Minta Menag Fachrul Razi Setop Bikin Gaduh

DPR Minta Menag Fachrul Razi Setop Bikin Gaduh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1

11 Mei 2026
KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

6 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

23 April 2026
Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

21 April 2026

Recent News

11 Mei 2026
KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

6 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

23 April 2026
Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

21 April 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

11 Mei 2026
KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

6 Mei 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz