• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Retret di Magelang, Ace Hasan Bicara Peran Strategis Ketua DPRD

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

    Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

Lemhannas Ingatkan Ketahanan Nasional Tanggung Jawab Seluruh Elemen Bangsa

ocit oke by ocit oke
13 April 2026
in News
0 0
0
Lemhannas Ingatkan Ketahanan Nasional Tanggung Jawab Seluruh Elemen Bangsa
0
SHARES
78
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta – Menghadapi dampak perubahan geopolitik global, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, TB Ace Hasan Syadzily mengingatkan, ketahanan nasional adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. Hal itu ia ungkapkan saat Musyawarah Nasional (Munas) X LDII di Pondok Pesantren Minhajurosyidin, Jakarta Timur, pada Rabu (8/4/2026).

“Termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat kohesi sosial, serta membangun karakter bangsa yang tangguh dan berintegritas,” ujar Ace Hasan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk mewujudkan ketahanan nasional, bangsa Indonesia harus memiliki kedaulatan ideologi, “Kedaulatan ekonomi, kedaulatan digital dan ketangguhan kepemimpinan,” tutur Ace.

Untuk mengimplementasikan gagasan tersebut, ia menilai forum Munas X, penting untuk menegaskan peran LDII dalam membangun bangsa. “Serta memberikan kontribusi bagi pembangunan spiritual dan material, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Ace berharap, LDII menjadi organisasi keagamaan yang berpartisipasi aktif membantu ketahanan nasional. “Mendukung kedaulatan bangsa, sebagai kemampuan suatu negara untuk bertahan dengan segala potensi yang dimiliki. Bangsa yang mampu mempertahankan ruang hidupnya, mulai dari daratan, lautan, udara, hingga ruang siber,” jelasnya.

Di sisi lain, Ace juga mengingatkan adanya tantangan perubahan iklim. “Akhir tahun lalu, bangsa Indonesia menyaksikan, bagaimana badai ekstrim terjadi di Sumatera. Tantangan lainnya adalah potensi terjadinya kemarau panjang, akibat La Nina. Kalau tidak diantisipasi, akan berhadapan pada tantangan kebutuhan pangan masyarakat,” katanya.

Tantangan lainnya, ia mengingatkan, disrupsi teknologi, bisa menjadi sebuah peluang dan ancaman. “Hal positifnya pada hari ini, saya berdiri di sini, bisa disaksikan warga LDII di seluruh Indonesia. Kemudian, kita juga bisa bertransaksi ekonomi, hanya dengan segenggam gawai,” imbuhnya.

Namun sisi negatifnya, Ace mengungkapkan, kemajuan teknologi yang tanpa filter, dapat mengganggu kesehatan mental. “Terutama di kalangan anak muda. Ketergantungan pada gadget luar biasa. Konsumsi digital yang tanpa filter, membuat mindset seseorang mudah sekali berubah,” tuturnya.

Bahkan, ia prihatin, saat ini generasi muda cenderung bergantung pada artificial intelligence (AI). “Menggunakan ChatGPT dan DeepSeek untuk mengerjakan tugas kuliah, bisa selesai dalam waktu yang singkat. Namun dampaknya, generasi muda cenderung berpikir instan, yang membuat tidak memiliki kemampuan analitis dan kritis. Hal terburuknya, secara psikologis, saat menghadapi berbagai persoalan, menjadi tidak tangguh,” kata Ace.

Menghadapi berbagai persoalan tersebut, Ace mengajak LDII untuk terus memperkuat sumberdaya manusia yang berkarakter kebangsaan. “Ketahanan nasional harus terus diperkuat. Suatu bangsa, harus memiliki keuletan, ketangguhan, dan kemampuan untuk mengembangkan berbagai kekuatan dan potensi yang dimiliki, untuk menghadapi ancaman, gangguan dan tantangan. Baik dari dalam, maupun dari luar negeri,” tegasnya.

Ace menegaskan, bangsa yang hebat, bukan bangsa yang tidak pernah menghadapi masalah. “Bukan yang tidak pernah goyah. Tetapi bangsa yang tau, bagaimana cara beradaptasi dan bertransformasi ketika menghadapi sebuah guncangan,” pungkasnya.

Untuk itu, menurut Ace, saat ini, adalah momentum yang tepat untuk memperkuat ketahanan nasional. “Dalam arus globalisasi yang penuh disrupsi, Indonesia perlu sumberdaya manusia yang tangguh dan berkarakter negarawan. Berlandaskan nilai moral dan spiritual, untuk memperkuat posisi bangsa di kancah internasional,” tutup Ace.

Sumber: www.ldii.or.id

Previous Post

Estafet yang Matang, Teladan yang Terjaga: Belajar dari Musda XI Partai Golkar Jawa Barat

Next Post

Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Next Post
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1

11 Mei 2026
KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

6 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

23 April 2026
Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

21 April 2026

Recent News

11 Mei 2026
KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

6 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

Gubernur Lemhannas: Kolaborasi dengan KPK Cetak Pemimpin Berintegritas

23 April 2026
Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

Lemhannas: Retret ketua DPRD diharapkan mampu menyelaraskan pusat-daerah

21 April 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

11 Mei 2026
KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Lemhannas RI Perkuat Wawasan Kebangsaan untuk Pekerja Migran Indonesia

6 Mei 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz