• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

    Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

    Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

Cecar BNPB soal Manajemen COVID, Komisi VIII Minta Domain Kerja Diperjelas

ocit oke by ocit oke
14 Mei 2025
in News
0 0
0
Ace: Fatwa MUI Bentuk Langkah Antisipatif
0
SHARES
113
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta -Komisi VIII mencecar BNPB soal penanganan virus Corona (COVID-19). Komisi VIII meminta domain BNPB dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 diperjelas untuk kepentingan pengawasan.

“Yang harus di-clear-kan begini Pak, ya, apa yang menjadi domain Bapak sebagai BNPB dan apa yang menjadi domain Bapak sebagai… Kemudian diserahkan kepada Kemenkes dan juga menjadi bagian dari Gugus Tugas, itu mesti clear. Kenapa? Karena apa? Karena ini menyangkut dengan pengawasan yang kami lakukan,” kata Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily dalam rapat virtual Komisi VIII dengan BNPB, Selasa (12/5/2020).

Ace mencontohkan BNPB tidak mengetahui jika ditanya soal rumah sakit rujukan COVID. Namun, dalam kapasitas sebagai Gugus Tugas, menurut Ace, BNPB harus mengetahui hal tersebut, termasuk soal pengadaan alat kesehatan.

“Tentu tadi keluhan teman-teman, bapak-bapak, ibu-ibu Komisi VIII soal rumah sakit, mungkin Bapak tidak mengetahui soal rumah sakit, kenapa? Karena itu domainnya Kementerian Kesehatan. Itu yang mestinya memang sejak awal kita clear-kan. Tetapi dalam kapasitas sebagai Gugus Tugas, Bapak harus tahu itu, karena menyangkut dengan… misalnya sama Deputi Logistik saya mau klarifikasi,” ujar Ace.

“Apakah barang-barang yang tersedia, barang masuk dari alat kesehatan tersebut, ya, apakah dasarnya adalah kebutuhan pengadaannya itu melalui proses perencanaan atau hanya tiba-tiba aja, ‘ya kita butuh sekian, kita adakan’, atau bagaimana? Ini kan harus jelas gitu, Pak. Supaya jangan sampai, misalnya satu daerah yang membutuhkan karena ketidaktersediaan data, maka kemudian daerah itu malah tidak mendapatkan alat yang dibutuhkan,” lanjut dia.

Ace juga menyoroti masalah kesimpangsiuran kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat atau antarkementerian. Menurutnya, masyarakat kebingungan karena pemerintah tidak konsisten dengan kebijakan tersebut.

“Tapi apa yang terjadi antara masing-masing pengambil kebijakan COVID-19 ini narasinya justru membuat masyarakat kebingungan. Itu kan masyarakat jadi bingung. Terus terang saja, kami ini telah melakukan karantina di rumah masing-masing, tetapi melihat kebijakan diambil seperti begini, kita frustrasi juga untuk apa. Beberapa masyarakat datang ke kita, kontak ke kita, kalau kayak gini apa artinya kita dua bulan melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing? Namun kemudian pemerintah membuat kebijakan yang tidak konsisten, membingungkan,” ujar Ace.

Ace menyarankan jika sebuah kebijakan belum matang, sebaiknya tidak diwacanakan ke publik. Menurutnya, masyarakatlah yang akan terkena imbas ketidakjelasan kebijakan tersebut.

Anggota Komisi VIII dari F-PKS Iskan Qolba Lubis meminta tidak ada yang main-main dalam penanganan COVID-19 ini. Iskan meminta pemerintah tegas terkait aturan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Jangan main-main. Selama belum ada dua hal, harus serius lockdown itu. Pertama harus ada obat yang obati orang sakit, harus ada vaksin bagi orang sehat. Selama yang dua belum ada, harus tegas. Kalau dibilang nggak boleh ada kerumunan, apa maksud kerumunan? Di luar negeri dikatakan nggak boleh ada orang lebih dari dua. Tiba-tiba kepala daerah membuka pasar. Ya bagaimana pasar nggak ada kerumunan? Jadi harus tegas kerumunan apa maksudnya,” ucap Iskan.

Sementara itu, Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Harmensyah menyatakan akan menyampaikan masukan terkait kesimpangsiuran informasi di masyarakat kepada Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Kepala BNPB Doni Monardo. Ia menyebut akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk penanganan virus Corona.

“Persoalan-persoalan tentang hal-hal yang menyangkut dengan kebijakan-kebijakan apa saja nanti akan kami sampaikan kepada Pak Kepala supaya hal-hal tidak ada yang simpang siur. Ini harapan kita semua sehingga publik mendapat informasi yang lebih baik. Dan kami akan coba memaksimalkan lagi apa-apa yang harus kami lakukan, sehingga dengan adanya Gugus Tugas ini bisa mencerahkan kembali bagaimana percepatan penanganan COVID ini bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Harmensyah dalam rapat virtual.

Sumber : Detik.com

Previous Post

Ace Hasan Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Ngaji di Tengah Covid 19

Next Post

Golkar Minta Pelonggaran PSBB Dihitung Menyeluruh: Utamakan Kesehatan Warga

Next Post
Komisi VIII Akan Tanya Menag soal Pemberangkatan Umrah Korban First Travel

Golkar Minta Pelonggaran PSBB Dihitung Menyeluruh: Utamakan Kesehatan Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1
Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

18 Juli 2026
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

18 Juli 2026
Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

18 Juli 2026
25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

18 Juli 2026

Recent News

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

18 Juli 2026
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

18 Juli 2026
Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

18 Juli 2026
25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

18 Juli 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

18 Juli 2026
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

18 Juli 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz