• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

    Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

    Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

    Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Kedaulatan Pangan Pilar Ketahanan Nasional, Ace Hasan: Swasembada Beras Harus Dijaga!

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

    Gubernur Lemhannas Sebut 110 Peserta P4N Digembleng Kewaspadaan Nasional

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

TKN Bantah Sudirman Said Soal Tata Kelola Pemerintahan Jokowi Buruk

ocit oke by ocit oke
15 Mei 2025
in News
0 0
0
TKN Bantah Sudirman Said Soal Tata Kelola Pemerintahan Jokowi Buruk
0
SHARES
185
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta – Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily membantah Sudirman Said yang menilai tata kelola pemerintah Jokowi saat ini salah satu yang terburuk. Menurut Ace, Jokowi sudah membuat tata kelola pemerintah yang lebih akuntabel.

“Pemerintahan Jokowi telah membuat tata kelola pemerintahan lebih akuntabel. Reformasi birokrasi yang terus dilanjutkan, penggunaan e-planning, e-budgeting, e-catalog, dan pembentukan Tim Siber Pungli merupakan upaya yang serius menuju pemerintahan yang bersih,” ucap Ace Hasan kepada wartawan, Selasa (1/1/2019).

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, menilai indeks persepsi korupsi (IPK) yang jalan di tempat saat kepemimpinan Jokowi. Politisi Golkar itu mengatakan tidak benar semua tugas pemberatasan korupsi disalahkan Jokowi.

“Soal indeks korupsi, tugas pemberantasan korupsi bukan hanya dibebankan kepada pemerintahan. Maraknya korupsi Kepala Daerah, Anggota DPR atau DPRD, dan lain-lain yang harus disalahkan Pak Jokowi. Yang bener saja,” ucap Ace.

Baca juga: Sudirman Said: Tata Kelola Pemerintahan Jokowi Salah Satu Paling Buruk

Padahal, kata Ace Sudirman Said pernah berada di pemerintah Jokowi saat menjabat Menteri ESDM. Ketika itu, Sudirman mengetahui tata kelola niaga migas dibenahi oleh Jokowi, salah satunya pembubaran Petral yang dianggap keberanian seorang presiden.

“Seharusnya beliau mengetahui bahwa pada masa Pak Jokowi ini tata kelola niaga migas, terutama BBM, dibenahi sedemikian rupa. Di era Pak Jokowi, Petral yang selama ini menjadi penyalur pasokan migas dalam negeri dibubarkan. Ini merupakan keberanian yang luar biasa dari seorang Presiden,” jelas Ace.

Pembubaran Petral, menurut Ace ada efesiensi anggaran Rp 250 miliar per hari dari pengadaan minyak. Hal itu juga disebut Ace pernah disampaikan Sudirman Said yang menilai Jokowi pemimpin yang tegas.

“Dengan dibubarkannya Petral, ada efesiensi Rp 250 Milyar per-hari dari pengadaan minyak. Itu pernah disampaikan Pak Sudirman sendiri saat beliau menjadi Menteri ESDM. Dan waktu itu beliau mengatakan bahwa hanya Pak Jokowi lah pemimpin yang berani dan tegas,” tutur dia yang menirukan ucapan Sudirman Said.

Sudirman Said sebelumnya mengkritik pengelolaan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Poin yang dikritik indeksi korupsi yang dinilai stagnan dan indeks demokrasi di Indonesia, juga turun saat ini.

“Indeks-indeks lain misalnya indeks demokrasi turun, indeks pembangunan manusia turun, ini kan menunjukkan semua ada pelemahan institusi istilahnya, check and rechek itu turun, suara kampus tidak kedengaran, suara media tidak kedengaran,” kata Sudirman di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (31/12).

Sumber : Detik.com

Previous Post

Dituding Main Isu Identitas, TKN Ungkit ‘Partai Allah’ dan ‘Partai Setan’

Next Post

Timses Bantah Jokowi Tak Tanggap Bencana: Kubu Sebelah Malah Baru Rencana

Next Post
Timses Bantah Jokowi Tak Tanggap Bencana: Kubu Sebelah Malah Baru Rencana

Timses Bantah Jokowi Tak Tanggap Bencana: Kubu Sebelah Malah Baru Rencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1
Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

18 Juli 2026
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

18 Juli 2026
Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

18 Juli 2026
25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

18 Juli 2026

Recent News

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

18 Juli 2026
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

18 Juli 2026
Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

18 Juli 2026
25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya

18 Juli 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

Gubernur Lemhannas Jadi Pembicara GIHES 2026

18 Juli 2026
Lemhannas harap gencatan senjata Amerika dan Iran bisa lebih lama

Iran-AS Kembali Saling Serang, Lemhannas Pastikan RI Punya Pasokan Energi

18 Juli 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz