• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Lemhannas Dukung Upaya Prabowo Subianto Cari Suplai Bahan Bakar ke Rusia Demi Ketahanan Energi Nasional

    Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

    Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

    Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

    Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

    Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

    Gubernur Lemhanas: Pembentukan BTP Langkah Strategis Perkuat Stabilitas Keamanan

    Gubernur Lemhanas: Pembentukan BTP Langkah Strategis Perkuat Stabilitas Keamanan

    Gubernur Lemhannas Dorong Penguatan Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global

    Gubernur Lemhannas Dorong Penguatan Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global

    Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Ini Harus Dijaga

    Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Ini Harus Dijaga

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Lemhannas Dukung Upaya Prabowo Subianto Cari Suplai Bahan Bakar ke Rusia Demi Ketahanan Energi Nasional

    Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

    Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

    Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

    Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

    Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

    Gubernur Lemhanas: Pembentukan BTP Langkah Strategis Perkuat Stabilitas Keamanan

    Gubernur Lemhanas: Pembentukan BTP Langkah Strategis Perkuat Stabilitas Keamanan

    Gubernur Lemhannas Dorong Penguatan Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global

    Gubernur Lemhannas Dorong Penguatan Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Geopolitik Global

    Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Ini Harus Dijaga

    Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Gubernur Lemhannas: Tren Ini Harus Dijaga

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

Catatan Golkar soal RUU HIP: Masukkan TAP MPRS Pembubaran PKI-Dibahas Terbuka

timred-ahs by timred-ahs
14 Mei 2025
in News
0 0
0
Posisi Dirjen Bimas Katolik Diisi Muslim Tuai Kritik
0
SHARES
169
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta – Partai Golkar setuju untuk membahas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang merupakan RUU usulan DPR. Namun, Partai Golkar memberikan sejumlah catatan jika RUU HIP nantinya dibahas di DPR.

“Dalam pandangan Fraksi Partai Golkar di Badan Legislasi, kami menyampaikan bahwa menyetujui untuk membahas RUU ini dengan sejumlah catatan,” kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Catatan pertama, Golkar menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi dan dasar negara yang bersifat final dan mutlak. Selain itu, Golkar meminta RUU ini harus diarahkan pada upaya pembinaan ideologi Pancasila, baik menjadi dalam rangka memperkuat sosialisasi pembinaan ideologi maupun memperkuat kelembagaan pembinaan ideologi tersebut.

Catatan selanjutnya, kata Ace, Golkar menilai Pancasila merupakan ideologi yang harus dipahami secara utuh dan komprehensif antara satu sila dengan sila lain yang saling terkait. Ace menyebut Golkar menentang semua ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, dan meminta TAP MPRS XXV/1966 dimasukkan dalam RUU HIP.

“Partai Golkar akan selalu menjadi pembela dan pengamal Pancasila. Bagi siapapun yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya, maka akan berhadapan dengan Partai Golkar. Karena salah satu latar belakang bagi kelahiran Golkar adalah karena kami menentang dengan ideologi komunisme, marxisme-leninisme, dan ideologi lainnya yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” tegas Ace.

“Kami juga mengusulkan agar memasukkan TAP MPRS XXV/1966 tentang larangan ideologi komunisme/marxisme-leninisme dimasukkan dalam bagian konsideran RUU ini,” lanjut dia.

Golkar juga meminta pembahasan RUU HIP harus terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak. Wakil Ketua Komisi VIII itu berharap pembinaan ideologi Pancasila harus terus dilakukan dengan lebih kokoh.

“Sebagai RUU yang baru disahkan sebagai RUU inisiatif DPR, tentu pembahasannya harus terbuka terhadap berbagai masukan berbagai pihak. Yang jelas bagi Partai Golkar, pembinaan ideologi Pancasila ini harus terus dilakukan lebih kokoh dan menjadi sumber nilai dalam berbagai peraturan perundang-undangan kita serta kehidupan kebangsaan kita,” ujar Ace.

Sebelumnya, RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang merupakan RUU usulan DPR menuai polemik. PP Muhammadiyah bahkan meminta DPR RI menghentikan pembahasan RUU HIP.

PDIP sebagai fraksi pengusul pun angkat bicara soal RUU HIP yang kini ramai dibahas. PDIP menyatakan setuju ekasila dihapus dan paham komunisme dilarang di RUU HIP.

“Dengan demikian terhadap materi muatan yang terdapat di dalam Pasal 7 RUU HIP terkait ciri pokok Pancasila sebagai trisila yang kristalisasinya dalam ekasila, PDI Perjuangan setuju untuk dihapus. Demikian halnya penambahan ketentuan menimbang guna menegaskan larangan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila seperti marxisme-komunisme, kapitalisme-liberalisme, radikalisme serta bentuk khilafahisme, juga setuju untuk ditambahkan,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis, Senin (15/6).

Muatan mengenai trisila dan ekasila dalam RUU HIP ada di Pasal 7 dalam draf RUU tersebut. Pasal 7 menjelaskan mengenai ciri pokok Pancasila. Berikut bunyinya:

Pasal 7

(1) Ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan.

(2) Ciri Pokok Pancasila berupa trisila, yaitu: sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan.

(3) Trisila sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terkristalisasi dalam ekasila, yaitu gotong-royong.

RUU HIP juga menyulut kontroversi karena tidak menyertakan TAP MPRS mengenai pembubaran PKI dalam drafnya. Di bagian ‘mengingat’ dalam draf RUU HIP, terdapat pasal UUD Negara RI 1945 dan berbagai Tap MPR. Ada 8 landasan hukum di draf RUU HIP, namun tak ada Tap MPRS mengenai pembubaran PKI yang masuk draf.

Tap MPRS mengenai pembubaran PKI itu bernama lengkap Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara, dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunis/Marxisme-Leninisme.

Tap MPRS Nomor XXV Tahun 1966 ini ditetapkan oleh Ketua MPRS Jenderal TNI AH Nasution pada 5 Juli 1966. Suasana saat itu, Indonesia telah dikecamuk peristiwa G30S/PKI, serta aksi-aksi yang menyusul sesudahnya.

Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan RUU HIP yang dinilai berpeluang membangkitkan Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak akan terjadi. Mahfud menyebut pelarangan komunisme di Indonesia sudah bersifat final.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud Md dalam webinar bersama tokoh Madura lintas provinsi dan lintas negara yang digelar Sabtu (13/6/2020). Dalam acara tersebut, Mahfud menjelaskan RUU HIP disusun oleh DPR dan masuk dalam Prolegnas 2020. Tahapan sampai saat ini pemerintah belum terlibat pembicaraan dan baru menerima RUU tersebut.

“Presiden belum mengirim supres (surat presiden) untuk membahasnya dalam proses legislasi. Pemerintah sudah mulai mempelajarinya secara saksama dan sudah menyiapkan beberapa pandangan,” kata Mahfud di acara tersebut seperti tertulis dalam rilis resmi Kemenko Polhukam.

“Pelarangan komunisme di Indonesia bersifat final. Sebab, berdasarkan Tap MPR No I Tahun 2003, tidak ada ruang hukum untuk mengubah atau mencabut Tap MPRS XXV Tahun 1966,” tegasnya.

Sumbe : Detik.com

Previous Post

Pemerintah Harus Siapkan Tes Corona untuk Santri Sebelum Pesantren Dibuka

Next Post

Ace Hasan Heran Data Kemiskinan Tak Kunjung Valid

Next Post
Ace Hasan Heran Data Kemiskinan Tak Kunjung Valid

Ace Hasan Heran Data Kemiskinan Tak Kunjung Valid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1
Lemhannas Dukung Upaya Prabowo Subianto Cari Suplai Bahan Bakar ke Rusia Demi Ketahanan Energi Nasional

Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

10 Juni 2026
Ace Hasan Syadzily Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Jepang, Bahas Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional

Ace Hasan Syadzily Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Jepang, Bahas Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional

10 Juni 2026
Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

10 Juni 2026
Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

10 Juni 2026

Recent News

Lemhannas Dukung Upaya Prabowo Subianto Cari Suplai Bahan Bakar ke Rusia Demi Ketahanan Energi Nasional

Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

10 Juni 2026
Ace Hasan Syadzily Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Jepang, Bahas Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional

Ace Hasan Syadzily Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Jepang, Bahas Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional

10 Juni 2026
Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

Sosok Ace Hasan Syadzily: Dari Tradisi Pesantren, Arena Intelektual, hingga Memimpin Lemhannas

10 Juni 2026
Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

Pesan Gubernur Lemhannas untuk 84 Pemimpin Nasional: Baca Perubahan Global

10 Juni 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

Lemhannas Dukung Upaya Prabowo Subianto Cari Suplai Bahan Bakar ke Rusia Demi Ketahanan Energi Nasional

Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

10 Juni 2026
Ace Hasan Syadzily Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Jepang, Bahas Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional

Ace Hasan Syadzily Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Jepang, Bahas Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional

10 Juni 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz