• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Rabu, Maret 11, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

    Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

    Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

    Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

    Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

    Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

    Isi Kuliah Umum Di Lemhannas, SBY Bahas Geopolitik Dan Arah Kebijakan Nasional

    Isi Kuliah Umum Di Lemhannas, SBY Bahas Geopolitik Dan Arah Kebijakan Nasional

    Saat SBY Buka Suara soal Kemungkinan Perang Dunia Ketiga

    Saat SBY Buka Suara soal Kemungkinan Perang Dunia Ketiga

    RI Wakil Komandan ISF, Gubernur Lemhannas: Nggak Sekadar Omon-omon!

    RI Wakil Komandan ISF, Gubernur Lemhannas: Nggak Sekadar Omon-omon!

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

    Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

    Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

    Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

    Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

    Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

    Isi Kuliah Umum Di Lemhannas, SBY Bahas Geopolitik Dan Arah Kebijakan Nasional

    Isi Kuliah Umum Di Lemhannas, SBY Bahas Geopolitik Dan Arah Kebijakan Nasional

    Saat SBY Buka Suara soal Kemungkinan Perang Dunia Ketiga

    Saat SBY Buka Suara soal Kemungkinan Perang Dunia Ketiga

    RI Wakil Komandan ISF, Gubernur Lemhannas: Nggak Sekadar Omon-omon!

    RI Wakil Komandan ISF, Gubernur Lemhannas: Nggak Sekadar Omon-omon!

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

Jokowi Masuk 50 Muslim Berpengaruh, Golkar: Kebijakannya Berpihak Umat

ocit oke by ocit oke
5 Januari 2021
in News
0 0
0
Jokowi Masuk 50 Muslim Berpengaruh, Golkar: Kebijakannya Berpihak Umat
0
SHARES
204
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk daftar 50 muslim teratas dari 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh tahun 2021 versi Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC). Partai Golkar menilai banyak kebijakan Jokowi yang berpihak kepada umat Islam di negara dengan penduduk muslim terbesar ini.

“Penghargaan ini jelas merupakan pengakuan dunia muslim atas kepemimpinan Presiden Jokowi di negara muslim terbesar di dunia. Sangatlah pantas Presiden Jokowi ditempatkan sebagai pemimpin muslim paling berpengaruh di dunia pada urutan ke 12,” kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Ace mengatakan The Royal Islamic Strategic Studies Centre alias RISSC memiliki indikator tersendiri menetapkan Jokowi sebagai salah satu muslim paling berpengaruh di dunia. Terlebih, kata dia, Jokowi memberi contoh bagi negara muslim lain soal moderasi beragama.

“Secara faktual, Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia tanpa mengabaikan semangat kebinekaan. Indonesia menjadi model bagi negara muslim lainnya dalam mengedepankan semangat moderasi beragama atau wasathiyah,” ucapnya.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini menilai sejumlah kebijakan Jokowi juga berpihak kepada umat Islam di Indonesia. Salah satunya pengembangan dunia madrasah dan pesantren.

“Saya kira banyak kebijakan Presiden Jokowi yang jelas memiliki keberpihakan terhadap umat Islam. Pengembangan dunia pesantren, madrasah, pertumbuhan ekonomi syariah yang semakin meningkat, dan lain-lain,” ujar Ace.

“Sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia mampu sebagai negara dengan status berpendapatan menengah ke atas, tentu ini prestasi yang patut dihargai,” sambungnya.

Seperti diketahui, dilansir dari situs resmi The Muslim 500, diakses detikcom pada Selasa (15/12), nama paling atas adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Adapun tiga orang Indonesia yang masuk 50 besar ialah Presiden Jokowi, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan ulama/anggota Wantimpres Habib Luthfi binYahya.

Erdogan menempati urutan pertama pada 2021 dan menyalip Raja Salman bin Abdulaziz (Raja Arab Saudi). Pada 2020, Erdogan berada di peringkat ke-6, sedangkan Raja Salman berada pada posisi ke-4. Adapun sosok yang tahun lalu menempati posisi nomor satu, yaitu pemimpin Deobandi Sheikh Muhammad Taqi Usmani, kini berada di posisi ke-5.

Sementara Presiden Jokowi menempati urutan ke-12. Pada tahun sebelumnya, Jokowi ada di peringkat ke-13. Sementara Said Aqil berada di posisi ke-18 dan Habib Lutfi berada di peringkat ke-32.

Berikut ini daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2021:

1. Recep Tayyip Erdogan (Presiden Turki)
2. Raja Salman bin Abdul Aziz (Raja Arab Saudi)
3. Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei (pimpinan tertinggi Iran)
4. Raja Abdullah II Ibn Al-Hussein (Raja Hasyimiyah Yordania)
5. Sheikh Muhammad Taqi Usmani (Pemimpin Deobandi)
6. Raja Mohammed VI (Raja Maroko)
7. Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan (Putra Mahkota Abu Dhabi)
8. Ayatollah Sayyid Ali Hussein Sistani (Marja Hawza, Najaf, Iraq)
9. Sheikh Al-Habib Umar bin Hafiz (Pimpinan Dar Al Mustafa, Tarim, Yaman)
10. Sheikh Salman Al-Ouda (khatib)
11. Sheikh Tamim bin Hamid Al-Thani (Emir Qatar)
12. President Joko Widodo (Presiden RI)
13. Sheikh Dr Ahmad Muhammad Al-Tayyeb (Imam Besar Masjid Al-Azhar)
14. Sheikh Abdullah bin Bayyah (Presiden Forum for Pro-moting Peace in Muslim Societies)
15. Imran Khan (Perdana Menteri Pakistan)
16. Muhammadu Buhari (Presiden Nigeria)
17. Sheikh Dr Ali Gomaa (Mantan Grand Mufti Republik Arab Mesir)
18. Said Aqil Siradj (Ketum Nahdlatul Ulama)
19. Amirul Mu’minin Sheikh As Sultan Muhammadu Sa’adu Abubakar III (Sultan Sokoto)
20. Seyyed Hasan Nasrallah (Sekjen Hizbullah)
21. Sheikh Habib Ali Zain Al Abideen Al-Jifri (Dirjen Tabah Foundation)
22. Sheikh Hamza Yusuf Hanson (Guru dan co-founder Zaytuna College)
23. Muhammad bin Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud (Putra Mahkota Arab Saudi)
24. Sheikh Ahmad Tijani bin Ali Cisse (Pemimpin Tijaniyya Sufi Order)
25. Sheikha Munira Qubeysi (Pimpinan Qubeysi)
26. Sheikh Abdul-Aziz ibn Abdullah Aal Al-Sheikh (Grand Mufti Kerajaan Arab Saudi)
27. Maulana Mahmood Madani (Pemimpin dan anggota eksekutif Jamiat Ulema e Hind, India)
28. Sheikh Mustafa Hosny (khatib)
29. Sheikh Usama Al-Sayyid Al-Azhari (ulama)
30. Shah Karim Al-Hussayni (The Aga Khan IV, Imam Ismaili Mus-lims)
31. Sheikh Dr Yusuf Al-Qaradawi (pimpinan International Union of Muslim Scholars)
32. Habib Luthfi bin Yahya (ulama)
33. Sheikh Abdul-Malik Al-Houthi (pimpinan Houthi)
34. Sheikh Mahmud Effendi (ulama)
35. Maulana Tariq Jameel (ulama)
36. Sheikh Moez Masoud (ulama)
37. Halimah Yacob (Presiden Singapura)
38. Sheikh Rached Ghannouchi (politisi Tunisia)
39. Sheikh Muhammad Al-Yaqoubi (ulama)
40. Professor Seyyed Hossein Nasr (filsuf)
41. Sheikh Uthman Taha (kaligrafer)
42. Mohammed Salah (pesepakbola profesional)
43. Sheikh Muqtada Sadr (politisi)
44. Maulana Nazur ur-Rahman ( Amir jemaah tablig Pakistan)
45. HE President Mahmoud Abbas (Presiden Palestina)
46. Dr Aref Ali Nayed (ulama)
47. Dr Timothy Winter (Sheikh Abdal Hakim Murad) (ulama)
48. Sheikh Ibrahim Salih (ulama)
49. Dr Mohamed Bechari (aktivis Prancis)
50. Amr Khalid Preacher (khatib)

Sumber : Detik.com

Previous Post

Ace Hasan Bicara Tentang Kehalalan Vaksin, Yuk Simak Penjelasannya

Next Post

Tanggapi Gatot Nurmantyo, Golkar Minta ‘Cebong-Dungu’ Dihilangkan Juga

Next Post
Komisi VIII DPR Desak Kemensos Cairkan Bantuan Sosial di Tengah Wabah Corona

Tanggapi Gatot Nurmantyo, Golkar Minta 'Cebong-Dungu' Dihilangkan Juga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1
Ceramah Ramadhan di Masjid Salman ITB, Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Berbasis Nilai Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

Ceramah Ramadhan di Masjid Salman ITB, Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Berbasis Nilai Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

11 Maret 2026
Jelang Musda 2026, Ace Hasan Syadzily Minta Kader Golkar Jabar Pertahankan Soliditas

Jelang Musda 2026, Ace Hasan Syadzily Minta Kader Golkar Jabar Pertahankan Soliditas

11 Maret 2026
Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

5 Maret 2026
Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

25 Februari 2026

Recent News

Ceramah Ramadhan di Masjid Salman ITB, Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Berbasis Nilai Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

Ceramah Ramadhan di Masjid Salman ITB, Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Berbasis Nilai Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

11 Maret 2026
Jelang Musda 2026, Ace Hasan Syadzily Minta Kader Golkar Jabar Pertahankan Soliditas

Jelang Musda 2026, Ace Hasan Syadzily Minta Kader Golkar Jabar Pertahankan Soliditas

11 Maret 2026
Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

Lemhannas Soroti Penurunan Kecerdasan Spiritual Generasi Z Akibat Konsumsi Teknologi Berlebihan

5 Maret 2026
Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

Dies Natalis ke-68 UIN Jakarta: Gubernur Lemhannas Tb Ace Hasan Syadzily Tegaskan Kontribusi Alumni untuk Indonesia

25 Februari 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

Ceramah Ramadhan di Masjid Salman ITB, Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Berbasis Nilai Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

Ceramah Ramadhan di Masjid Salman ITB, Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Berbasis Nilai Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

11 Maret 2026
Jelang Musda 2026, Ace Hasan Syadzily Minta Kader Golkar Jabar Pertahankan Soliditas

Jelang Musda 2026, Ace Hasan Syadzily Minta Kader Golkar Jabar Pertahankan Soliditas

11 Maret 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz