• Biodata Singkat (En)
  • Biodata Singkat (Id)
  • Tentang AHS
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

    Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

    Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

    Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

    Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

    Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

    110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

    110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

    Ace Hasan hingga JK Hadiri GIHES 2026, Bicara soal Pendidikan Pesantren

    Ace Hasan hingga JK Hadiri GIHES 2026, Bicara soal Pendidikan Pesantren

    Ace Hasan: Radio Jadi Pilar Ketahanan Bangsa Di Tengah Gempuran Digital dan Hoaks!

    Ace Hasan: Radio Jadi Pilar Ketahanan Bangsa Di Tengah Gempuran Digital dan Hoaks!

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
    Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

    Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

    Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

    Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

    Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

    Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

    110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

    110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

    Ace Hasan hingga JK Hadiri GIHES 2026, Bicara soal Pendidikan Pesantren

    Ace Hasan hingga JK Hadiri GIHES 2026, Bicara soal Pendidikan Pesantren

    Ace Hasan: Radio Jadi Pilar Ketahanan Bangsa Di Tengah Gempuran Digital dan Hoaks!

    Ace Hasan: Radio Jadi Pilar Ketahanan Bangsa Di Tengah Gempuran Digital dan Hoaks!

  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak
No Result
View All Result
Ace Hasan Syadzily
No Result
View All Result
Home News

Golkar Dukung Gus Yahya: NU Milik Semua, Tak Hanya Partai Tertentu

ocit oke by ocit oke
3 Januari 2022
in News
0 0
0
Golkar Dukung Gus Yahya: NU Milik Semua, Tak Hanya Partai Tertentu
0
SHARES
168
VIEWS
Bagikan ke WhatsApp

Jakarta – Partai Golkar mendukung pernyataan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya soal NU harus mengedepankan kepentingan nasional dan enggan NU dimonopoli. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai NU memang bukan milik partai tertentu.
“Saya kira pernyataan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf ini merupakan pernyataan yang tepat. NU itu ada di mana-mana, termasuk di partai politik mana saja,” kata Ace saat dihubungi, Kamis (30/12/2021).

Ace menekankan NU merupakan salah satu komponen bangsa dalam membela NKRI. Karena itulah, menurutnya, NU milik semua orang.

“NU itu milik semua, dan tidak hanya dimiliki partai politik tertentu. NU itu milik bangsa dan merupakan salah satu komponen bangsa yang paling depan dalam membela NKRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi VIII ini mengatakan NU berkontribusi besar dal membangun peradaban Islam yang moderat. “Sebagai jami’yah ijtima’iyah, NU telah berkontribusi besar dalam membangun peradaban Islam Indonesia yang moderat, inklusif dengan tanpa meninggalkan tradisi Nusantara,” ujarnya.

Dengan demikian, Ace menilai pernyataan Gus Yahya telah mengembalikan NU kepada khitahnya. “Komitmen Gus Yahya untuk tidak menjadikan NU berpolitik praktis, baik dalam pemilihan legislatif dengan tidak mengarahkan pada satu partai politik, dan tidak akan mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres, sesungguhnya merupakan khitah NU,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan NU harus mengedepankan kepentingan nasional. Gus Yahya tak ingin NU hanya dimonopoli satu warna: PKB.

Dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV seperti dikutip Kamis (30/12/2021), Gus Yahya berbicara soal politik dan PBNU. Gus Yahya tak ingin NU menjadi pihak dalam sebuah kompetisi politik.

“Yang kita inginkan adalah NU tidak menjadi pihak dalam kompetisi politik, NU secara institusional, secara kelembagaan tidak menjadi pihak dalam kompetisi politik. Itu adalah keputusan Muktamar 1984 lalu,” ujar Gus Yahya.

Gus Yahya mengatakan, jika dihitung, walaupun pihaknya berusaha membersihkan semua yang berbau politik dari NU, itu akan sulit untuk benar-benar mensterilkan NU dari berbagai pengaruh politik. Gus Yahya kemudian berbicara strategi lain.

“Strategi yang lain adalah kita berbagi ruang dalam NU sehingga setiap pihak yang mungkin punya kepentingan yang berbeda-beda tetap di dalam NU sehingga bisa saling mengontrol, bisa saling mengawasi sehingga tidak satu pihak pun yang akan memonopoli, mengkooptasi NU untuk satu kepentingan politik sepihak. Dengan semuanya yang dihasilkan adalah kesepakatan bersama mengenai kepentingan bersama,” ujar Gus Yahya.

Gus Yahya menyebut pengurus NU yang berkecimpung di struktur partai politik tetap ada peluang terlibat di dalam NU. “Tapi tidak boleh hanya satu warna. Semuanya harus dapat kesempatan,” ujar dia.

Gus Yahya kemudian berbicara soal relasi PKB dan NU. Meski kuat, Gus Yahya tak ingin NU jadi alat PKB dan dikooptasi.

“Relasi NU dan PKB alami sekali. Dulu PKB sendiri diinisiasi, bahkan dideklarasikan oleh pengurus-pengurus PBNU. Tetapi sekali lagi memang tidak boleh NU ini menjadi alat dari PKB, misalnya, atau dikooptasi oleh PKB. Itu kan nggak boleh. Ini kan yang harus kita jaga,” ujar Gus Yahya.

Sumber : Detik.com

Previous Post

Gelar Bimtek Keanggotaan, Golkar Jabar Targetkan Rekrut 7 Juta Anggota Baru

Next Post

Komisi VIII DPR Pahami Teguran Kemenag untuk Amphuri

Next Post
Umrah Dibuka Kembali, Ace Hasan: Kemenag Harus Segera Bahas Teknis Penyelenggaraan

Komisi VIII DPR Pahami Teguran Kemenag untuk Amphuri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

Mengedepankan Islam substantif dalam bernegara

6 November 2018
Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

Kang Haji Ace Hasan Syadzily: Ngora, Nyunda, Nyantri, Nyakola

28 Agustus 2019
Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

Urbanisasi dan Kesenjangan Kota-Desa

4 September 2024
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

17 Maret 2019
Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

Meningkatkan Profesionalitas Pekerja Sosial

3
Arafah, Haji, dan Kemanusiaan Kita

MELAYANI TAMU ALLAH : Catatan Penyelenggaraan Haji Tahun 2018

1
Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran TPAS Sarimukti Terima Bantuan Sembako

1
Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

Keren Pisan, “Bapak Bansos” Kang Haji Ace Salurkan Bansos Rp. 173 Miliar di Bandung Barat

1
Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

29 September 2026
Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

29 September 2026
Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

29 September 2026
110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

12 September 2026

Recent News

Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

29 September 2026
Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

29 September 2026
Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

29 September 2026
110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

110 Rektor Ikuti Akademi Kepemimpinan Perguruan Tinggi, Ace Hasan Syadzily Bahas Geopolitik dan SDM Unggul

12 September 2026

ACE HASAN SYADZILY, dengan nama lengkap Tubagus Ace Hasan Syadzily, lahir di Pandeglang Banten 19 September 1976. Lahir dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat. Dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat.

Browse by Category

  • Berita Terkini
  • kegiatan
  • News
  • OPINI

Recent News

Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

Gubernur Lemhannas: IKN Harus Jadi Etalase Peradaban Baru Indonesia

29 September 2026
Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

Ace Hasan: Salah Kelola Generasi Muda, Indonesia Emas Bisa Tak Tercapai

29 September 2026

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang AHS
    • Biodata Singkat (Indonesia)
    • Biodata Singkat (English)
  • Kegiatan
  • Berita
  • Opini
  • Konferensi Pers
    • online
  • Akademik
    • Tugas kuliah
    • Bahan Kuliah
    • Buku
    • Belajar Online
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hasil Seleksi
    • Beasiswa
    • Pelatihan Vokasi
  • Kontak

copyright © 2018 ace-hasan.com web by ocitraz